Alternatif Sepatu bagi Kamu cewek yang Anti Menggunakan High Heels

Christian Louboutin seorang maestro pencipta high heels bersol merah yang menjadi ikon dunia, mengelompokkan cewek menjadi dua kategori. Pertama, bagi mereka yang bisa menahan rasa sakit untuk menyempurnakan tampilan fashion. Lalu, ada yang kedua bagi mereka yang tidak bisa berjalan lurus barang beberapa meter tanpa merintih kesakitan atau terpeleset.

Bagi kamu cewek yang menolak diri untuk menggunakan sepatu hak tinggi atas dasar kenyamanan, kamu bisa berbangga diri karena sekarang banyak sekali alternatif alas kaki bagi kamu yang tidak kalah keren.

  1. Flat shoes. Sudah bukan masanya lagi memandang sepatu ‘teplek’ alias flatshoes ini berada pada warga kelas dua dalam dunia persepatuan. Dengan banyaknya variasi desain dan juga aksesori, sekarang banyak flatshoes menjadi mewah dan juga elegan.
  2. Pemakaian flatshoes juga bisa memberi ilusi kaki panjang. Sekarang, jika kamu ingin mendapatkan siluet kaki yang panjang dan juga semampai, kamu tidak perlu lagi menggunakan high heels. Sekarang terdapat translucent flats atau sepatu ‘teplek’ transparan.
  3. Aksen strap (tali) di pergelangan kaki pada flat, bisa memberi kesan formal. Ankle strap flats atau flats bertali sekarangbisa dijadikan alternatif yang oke. Selain tampilanmu menjadi formal, kamu juga akan terlihat professional.
  4. Oxford Shoes berbahan kulit. Ikon wanita bersepatu hak tinggi atau Victoria Beckham, akhir-akhir ini lebih banyak terlihat menggunakan flats atau oxford shos dengann gaya depatu kulit bergaya maskulin. Rumornya Victoria tidak lagi menggunakan high heels nya karena sakit punggung yang semakin menjadi jadi.
  5. Sepatu bot setumit. Sepatu bot merupakan jenis sepatu yang perlu kamu jadikan investasi dalam fashion. Walau harganya agak mahal, namun sepatu ini bisa membuat fashionmu naik level.

Sumber :

https://www.hipwee.com/style/7-alternatif-gaya-sepatu-untuk-kamu-yang-memilih-tidak-pakai-high-heels/

Jangan Asal Pilih Alas Kaki Jenis Sepatu ini Bisa Berdampak Buruk bagi Kaki

Umumnya, setiap orang pasti akan membutuhkan alas kaki saat akan bepergian keluar rumah. Baik menggunakan sendal maupun sepatu. Tipe pun beragam, apalagi yang diperuntukan untuk para wanita yang memiliki banyak model sepatu.

Rata-rata setiap orang mengabiskan 245-292 kilometer setiap tahun untuk berjalan. Inilah mengapa sangat penting untuk memperhatikan jenis sepatu yang akan digunakan. Ini agar sepatu yang kamu kenakan tidak merusak kaki.

Berikut terdapat beberapa jenis sepatu yang bisa berdampak buruk bagi kaki dilansir dari Bright Side.

  1. Tipe hak tinggi. Kebanyakan para wanita sangat suka menggunakan sepatu hak tinggi karena bisa membuat kesan anggun dan juga menarik. Namun para ahli menyebutkan bahwa menggunakan sepatu hak tinggi bisa menyebabkan keseleo, kuku jari kaki tumbuh ke dalam, kerusakan saraf, dan juga nyeri punggung bagian bawah. Para peneliti menyarankan untuk menggunakan sepatu hak tinggi yang tingginya lebih dari 7 cm.
  2. Tipe runcing. Jika kamu memiliki kaki yang lebar, maka sepatu yang meruncing di bagian tengah tidak cocok untukmu. Tipe ini terlalu ketat dan akan memberikan banyak tekanan pada jari. Jika digunakan bisa menimbulkan nyeri saraf dan kulit melepuh.
  3. Tipe platform. Sepatu platform sangat tidak fleksibel dan memiliki alas kaki yang kaku. Sepatu seharusnya bisa mengulang dan memperkuat gerakan kaki ketika melangkah. Tetapi jenis platform malah melakukan yang sebaliknya.
  4. Sepatu lari. Para ahli menyarankan orang-ornag untuk tidak mengenakan sepatu lari atau running shoes setiap harnya. Meski bisa membuat penampilan terkesan santai dan sporty, sepatu lari bisa merusak kaki dan benturannya terlalu fleksibel dan juga lembut.

Sumber :

https://www.liputan6.com/global/read/3888444/hati-hati-4-jenis-sepatu-ini-bisa-berdampak-buruk-bagi-kaki

Ketahui Alasan Tidak Menggunakan Sepatu di Dalam Rumah

Indonesia memiliki tradisi tidak menggunakan alas kaki di dalam rumah. Namun ternyata, jika dilihat dari kesehatan terdapat banyak manfaat yang bisa didapatkan.

Selain karena kebiasaan, tidak menggunakan sepatu juga bisa menghindari racun, debu, dan juga bisa menyangkut karena kesopanan. Dilansur daei Readers’s Digest berikut beberapa alasan kamu harus melepas sepatu.

  1. Racun. Penelitian yang diterbitkan oleh Environmental Science & Technology mengemukakan bahwa residu sangat mudah ditemukan pada celah karpet akibat injakan bekas sepatu. Racun ini bisa seperti Herbisida 2,4-D yang bisa menyebabkan ruam kulit hingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
  2. Kotoran dan bakteri. Studi yang dilakukan oleh University of Houston Amerika Serikat menemukan bahwa sekitar 40 persen sepatu terkontaminasi bakteri Clostridium difficile, bakteri ini bisa menyebabkan diare. Bahkan 70 persen sepatu boots yang sudah disterilkan akan tetap mengandung E coli setelah dilakukan di luar ruangan.
  3. Merusak lantai. Sepatu yang abrasive bisa membuat lantai yang kamu miliki menjadi tergores dan juga kotor. Sangat disarankan juga untuk membatasi penggunaan penyedot debu dan sabun untuk karpet.
  4. Tanda menghormari pemilik rumah. Seorang perancang interior Jenny Nakao Hones mengatakan bahwa tindakan melepas sepatu selain karena alasan sanitasi, namun juga sebuah tanda menghormati pemilik rumah.

Sumber :

https://www.liputan6.com/health/read/3890233/7-alasan-tak-perlu-pakai-sepatu-di-dalam-rumah

Para Ahli : Ketahui Trik Ini Agar Lebih Nyaman Menggunakan High Heels

Bagi kebanyakan wanita, high heels merupakan jenis alas kaki yang dijadikan andalan ketika ingin mneciptakan penampilan yang feminim. Memang perjuangan yang dikeluarkan lebih banyak saat menggunakan high heels dari pada saat menggunakan sepatu yang biasa. Namun hal itu bisa terbayarkan.

Hal yang bisa membuat nyaman saat menggunakan high heels adalah dengan memilih jenis high heels yang tepat dan juga memilih model high heels yang agak tebal (clogs, chunky, block heels, atau platform heels).

Selain itu, terdapat beberapa tips yang dikemukakan oleh para ahli agar menggunakan high heels menjadi lebih nyaman. Seorang podiatrist (ahli penyakit kaki), Howard Osterman asal Washington DC memberikan sedikit tips mengenai high heels yang nyaman.

“Carilah sepatu yang memiliki bagian kaki depan empuk dan juga pastikan platform jika tinggi tumit lebih dari 7 cm,” ujar Osterman dilansir dari Health.com.

Saran lainnya datang dari podiatrist asal New York Hillary Brenner. Ia mengatakan janganlah menggunakan hak tinggi lebih dari dua jam jika kamu menggunakan sambil berdiri dan juga berjalan. Dari tips yang diberikan oleh para ahli, bisa disimpulkan bahwa hal yang perlu diutamakan saat menggunakan high heels adalah soal kenyamanan.

Sumber :

https://www.fimela.com/fashion-style/read/3878182/trik-lebih-nyaman-pakai-high-heels-dari-para-ahli

Tips dan Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat Untukmu

Terkadang saat anda sedang asyik berlari, tiba-tiba saja anda bisa terjatuh atau terpleset. Ini bukan hanya karena jalanan yang licin atau anda yang sedang tidak fokus. Ini bisa terjadi karena kondisi sepatu lari anda.

Harga dan tampilan, merupakan salah satu faktor seseorang memilih sebuah sepatu. Sebagai seorang pelari, ada hal yang lebih penting untuk diketahui sebelum membeli sepatu. Berikut adalah beberapa tips dan cara memilih sepatu lari yang tepat.

  1. Ketahui jalur kamu berlari. Jenis sepatu lari bisa dikategorikan sesuai dengan jalur lari. Terdapat  subkategori yaitu road-running shoes, trail-running shoes, dan cross-training shoes. Road-running shoes ini untuk pelari yang sering berlari di jalanan, trotorar, atau di permukaan yang datar dan juga keras. Trail-running shoes untuk kamu yang sering naik turun bukit yang dipenuhi batu, lumpur, maupun akar. Jenis ini memberikan stabilitas dan juga oerlindungan ekstra untuk kaki selama menghadapi jalur yang ekstrim. Lalu ada cross-training shoes yang dirancang untuk para pengguna gym ataupun latihan crossfit. Jadi kamu perlu memperhatikan jalur kamu saat berlari.
  2. Perhatikan cara berlari. Cara berlari setiap orang memang berbeda-beda dan juga sedikit rumit. Jenis mekanisme terkait dengan bentuk telapak kaki, seperti pronasi normal, pronasi berlebih, dan juga pronasi kurang. Beberapa pronasi ini bisa membuat sepatumu lebih cepat aus dan juga menipis. Maka, saat memilih sepatu, ada baiknya memperharikan gaya lari yang kamu miliki.
  3. Perhatikan fitur fisik sepatu. Terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat membeli sepatu sepeti belilah sepatu di sore atau malam hari. Aktivitas seharian bisa membuat kondisi kaki melebar. Lalu pilihlan sepatu yang nyaman digunakan, jangan memilih sepatu yang benar-benar pas. Pilihlah sepatu yang memiliki jarak selebar ibu jari dari ujung depan sepatu ke jari.  Pertimbangkan juga fitur bantalan seperti celah ventilasi untuk menyerap keringat.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/tips-memilih-sepatu-bola-yang-baik/tips-memilih-sepatu-lari-yang-sehat

Tips Memilih Sepatu Bola dilihat dari Sisi Kesehatan

Saat membeli sepatu olahraga, khususnya untuk bermain bola, biasanya banyak orang yang melihat dari brand, warna, dan juga motif. Ini menjadi faktor penentu saat akan membeli sepatu. Padahal di luar itu, teknik permainan harus didukung dengan pemilihan sepatu yang tepat.

Kamu juga harus mengetahui memilih sepatu bola terdapat kaitannya dengan sisi kesehatan. Berikut cara kamu memilih sepatu bola dari sisi kesehatan.

  1. Sesuai ukuran kaki. Agar terhindar dari cedera, maka ada baiknya jika kamu benar-benar menggunakan sepatu bola saat bertanding sepakbola. Sepatu bola dirancang dengan bantalan atau sol ekstra keras dimana ini memiliki efek peredam getaran. Sepatu bola yang bagus memiliki bentuk yang pas dengan kaki kamu.  Namun, sisakan juga jarak sebesar 5mm di depan ujung jari yang bertujuan untuk mencegah cedera pada jari kaki.
  2. Jenis sol (stud) harus sesuai dengan jenis lapangan. Biasanya akan terjadi kesalahan memilih tapak sepatu (studs) ketika kamu bermain di jenis lapangan tertentu. Permukaan lapangan dan juga jenis sol yang tidak sesuai bisa membuat kakimu cedera. Pastikan untuk menggunakan sol dengan studs ukuran pendek dan tidak runcing. Studs ini terbuat dari plastil atau karet dengan jumlah 10-14 studs. Jika lapangan memiliki permukaan lembut (soft ground) maka gunakan stud panjang dan juga runcing. Sepatu jenis ini juga cocok untuk lapangan yang basah dan berlumpur.
  3. Coba kenakan sepatu di toko. Jika hanya melihat dari sisi motif, ukuran, warna, dan jenis solnya saja itu belum benar-benar tips untuk memilih sepatu. Maka ada baiknya kamu mencoba sepatunya secara langsung di toko. Kamu bisa berjinjit dan juga berlari-lari kecil. Jangan lupakan juga untuk membeli sepatu di sore hari, karena ukuran kaki akan mencapai ukuran terbesar saat sudah beraktivitas seharian.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/tips-memilih-sepatu-bola-yang-baik/

Lakukan Hal Ini Untuk Mengurangi Efek Buruk Penggunaan Sepatu High Heels

High heels adalah salah satu jenis sepatu yang paling banyak digandrungi oleh wanita. Tak jarang, banyak wanita yang menggunakan sepatu hak tinggi pada setiap acara dan kesempatan. Namun, para ahli mengatakan jika terlalu sering penggunaan sepatu high heels tidak baik bagi kesehatan kaki.

Seorang ahli osteopathic dari Hollywood, California, Dr. Natalie A. Nevins, DO, memberikan beberapa tips yang bisa kamu lakukan sebagai seorang yang senang menggunakan high heels. Tips ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi efek buruk penggunaan high heels.

Pertama, pilihlah tinggi sepatu dengan bijaksana dan juga sesuai dengan kebutuhan. Jika perlu, pilihlah sepatu yang memiliki hak tidak terlalu tinggi seperti 3 cm atau bisa kurang yang juga memiliki fondasi heels yang cukup luas. Heels yang lebar ini akan membuat beban pada telapak kaki lebih merata.

Selain itu, gunakan juga sepatu dengan sol yang lembut, hal ini bisa mengurangi efek buruk pada lutut. Pastikan juga kamu menggunakan ukuran sepatu yang tepat agar kaki anda tidak merosot ke depan. Usahakan untuk menggunakan sepatu high heels saat anda tidak terlalu banyak aktivitas atau bergerak.

Gunakan juga sepatu yang bervariasi setiap hari. Sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu high heels seharian. Luangkan juga waktu setiap harinya untuk merenggangka otot tungkai dan kaki. Dr. Nevins merekomendasikan kamu untuk berjinjit tanpa menggunakan sepatu.

Sumber :

Ketahui Beda Tinggi Sepatu High Heels Bisa Berbeda Efek Pada Kesehatan

High heels adalah salah satu jenis sepatu yang sangat digemari oleh para wanita. Penelitian bahkan menunjukan bahwa sebanyak 77% wanita menggunakan sepatu high heels untuk pergi ke acara penting, 50% untuk acara pesta atau makan malam, 33% untuk menari, dan 31% untuk pergi ke kantor.

Terdapat beberapa perubahan pada tubuh jika kita sering menggunakan sepatu hak tinggi. Salah satunya adalah dada seolah-olah terdorong ke depan. Selain itu tubuh juga menjadi melengkung karena pinggang yang terdorong ke depan, lalu pinggul dan juga tulang belakang tidak akan berada pada keadaan sejajar. Selain itu, ini akan menambah beban tekanan pada lutut, dan juga tekanan ini bisa terus berlanjut ke jari kaki.

Efek high heels juga bisa dikategorikan sesuai dengan variasi tingginya.

  1. Flat (tinggi kurang dari 3 cm). Keuntungan menggunakan sepatu ini adalah sepatu ini nyaman untuk dipakai dan juga terlihat stylish. Kekurangan yang dimiliki adalah sepatu ini tidak memberikan efek lengkungan pada telapak kaki, sehingga kamu harus sering mengepaskan kaki agar sepatu tidak lepas.
  2. Sedang (tinggi 4 – 5 cm). Keuntungan menggunakan sepatu ini adalah bisa memberikan efek kaki yang terlihat lebih panjang, melatih otot betis, dan juga lebih mudah untuk berjalan. Kekurangan menggunakan sepatu ini adalah dapat menyebabkan mata ikan dan juga sakit pinggang.
  3. Tinggi (tinggi 5 -10 cm). Keuntungan menggunakan sepatu ini adalah telihat lebih ramping. Kekurangan menggunakan sepatu ini adalah membuat kaki terasa sakit jika digunakan terlalu lama. Sepatu ini juga bisa menyebabkan bunion (tonjolan pada tulang kaki).
  4. Sangat tinggi (lebih dari 10 cm). Kelebihan menggunakan sepatu ini adalah dapat melatih otot betis dan juga membuat tubuh terlihat lebih ramping. Kekurangan dari sepatu ini adalah kamu akan mudah terjatuh dan juga timbulnya beberapa penyakit seperti pada kaki dan juga pinggang.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/beda-tinggi-sepatu-high-heels-beda-pula-efeknya-pada-kesehatan/

Tips Agar Tetap Nyaman Berjalan Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Untuk melengkapi fashion wanita, memang tidak ada lagi yang bisa mengalahkan sepasang sepatu high heels yang menawan. Selain membuat tampilan lebih elegan, high heels juga membuat sepatu kaki anda lebih panjang dan juga membuat tubuh anda lebih ramping.

Namun, terdapat tantangan sendiri saat anda memutuskan untuk menggunkan heels sebagai sepatu anda saat bekerja maupun saat bepergian.

  1. Hindari penggunaan pointed shoes. Sepatu hak tinggi ini menekan jari-jari kaki secara bersamaan yang mana bisa menimbulkan benjolan bahkan hingga cedera.  Hindari juga penggunaan heels yang tipis karena bisa memberikan tekanan yang besar untuk kaki. Jika ingin memiliki ruang yang cukup, maka cobalah untuk menggoyangkan dengan leluasa.
  2. Beli ukuran yang tepat. Para ahli berpendapat bahwa kaki bisa membesar mengikuti pertambahan usia, kondisi kehamilan juga memengaruhi. Inilah mengapa sangat penting mengukur kaki, pastikan jarak antara jari terpanjang dengan ujung sepatu.
  3. Gunakan ujung sepatu bulat yang terbaik. Sepatu bulat yang dimaksud adalah hak tinggi model rounded-toed. Ini bisa membuat ruang yang cukup, dan cukup nyaman untuk digunakan sehari-hari.
  4. Jangan gunakan ukuran terlalu tinggi. Gunakanlah sepatu dengan hak yang tidak terlalu tinggi, seperti 2-5 cm, ini membuat kakimu lebih nyaman. Hindari heels yang terlalu tinggi seperti ukuran tinggi 7-10 cm.
  5. Gunakan bantalan. Jika sepatu yang kamu gunakan kurang nyaman, maka kamu bisa menggunakan bantalan tambahan. Karena biasanya banyak sepatu yang tidak emnyediakan bantalan yang cukup.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/tips-nyaman-pakai-sepatu-hak-tinggi/

Kesalahan Penggunaan Sepatu yang Bisa Membuat Kaki Sakit

Pernahkah anda merasakan bahwa kaki anda tiba-tiba sakit padahal kaki anda tidak tertimpa sesuatu yang berat? Banyak yang tidak menyadari bahwa sepatu yang dimiliki bisa menjadi alasan kaki sakit.

Berikut beberapa kesalahan penggunaan sepatu yang bisa membuat kaki anda sakit. Simaklah artikel berikut :

  1. Menggunakan sepatu yang sudah lama. Penggunaan sepatu lama secara terus menerus bukanlah hal yang bagus untuk kesehatan kaki. Bertambahnya umur, beberapa ligament dan tendon menjadi lebih longgar, berat badan, dan juga gravitasi membuat kaki menjadi lebih lebar dan merenggang. Penggunaan sepatu lama juga bisa menyebabkan kaki lecet.
  2. Sering menggunakan sepatu pointed shoes. Sepatu pointed shoes merupakan jenis sepatu yang memiliki ujung runcing di bagian atas. Menggunakan sepatu ini terlalu sering, bisa menyebabkan bunion kaki (kelainan pada bentuk jempol kaki), ketidakseimbangan otot yang bisa menyebabkan hammertoes (jari kaki bengkok), dan juga kerusakan saraf.
  3. Terlalu cepat menggunakan sepatu baru. Ini bisa membuat kakimu sakit karena sepatu memerlukan waktu untuk menyesuaikan ukuran kaki. Ada baiknya jika kamu menyumpal bagian dalam sepatu dengan beberapa kaus kaki tebal lalu didiamkan, sebelum akhirnya bisa kamu gunakan.
  4. Alas sepatu menipis. Bagian yang paling sering menipis adalah bagian tumit, ini karena bagian telapak kaki yang emnopang bagian seluruh badan. Dengan menipisnya bagian bawah sepatu, bisa membuat kamu tidak seimbang sat berdiri dan juga kamu memiliki risiko terjatuh.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/salah-pakai-sepatu-penyebab-kaki-sakit/